Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Maret 2018

Maklumat Haul Al-Musri Pusat tahun 2018

Maklumat Haul


Assalamu'alaikum Wr. Wb..

Untuk mempererat tali Ukhuwah Islamiyyah, Kami memberitahukan kepada segenap Alumni / Simpatisan dan Muslimin/Muslimat Miftahul Huda Al-Musri' bahwa acara Haul Kh. Ahmad Faqih Ke-18, Umi Hj. Qoni'ah, KH. Zaenal Musthafa ke-14, KH. Muhammad Ade manshur Shomad ke-4.
Akan dilaksanakan pada :

SENIN - KAMIS ( MALAM JUM’AT )
16 - 19 APRIL 2018
PUNCAK ACARA:
MALAM JUM’AT 19 APRIL 2018 M
PUKUL 20.00 WIB
Atas segala perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
--------------
KANTOR
SEKRETARIAT : 085720826366
PONTREN. MIFTAHUL HUDA AL_MUSRI'
KP. CIENDOG RT. 03 RW. 07 DESA KERTAJAYA
KEC. CIRANJANG KAB. CIANJUR
PROV. JAWA BARAT HP. 082317527151
REK DONASI : 223001000355531 (BRI) a.n M. Anang Suryana

-------------------------------------------------------------------------------------

SUSUNAN ACARA HAUL ALMUSRI 2018




Kamis, 19 Oktober 2017

Pesanren tertua dan pertama di Indonesia

pesantren
Pesantren Ashhabul Kahfi
Pesantren adalah sebuah pendidikan tradisional yang para siswanya tinggal bersama dan belajar di bawah bimbingan guru yang lebih dikenal dengan sebutan kiai dan mempunyai asrama untuk tempat menginap santri. Santri tersebut berada dalam kompleks yang juga menyediakan masjid untuk beribadah, ruang untuk belajar, dan kegiatan keagamaan lainnya. Kompleks ini biasanya dikelilingi oleh tembok untuk dapat mengawasi keluar masuknya para santri sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pondok Pesantren merupakan dua istilah yang menunjukkan satu pengertian. Pesantren menurut pengertian dasarnya adalah tempat belajar para santri, sedangkan pondok berarti rumah atau tempat tinggal sederhana terbuat dari bambu. Di samping itu, kata pondok mungkin berasal dari Bahasa Arab Funduq yang berarti asrama atau hotel. Di Jawa termasuk Sunda dan Madura umumnya digunakan istilah pondok dan pesantren, sedang di Aceh dikenal dengan Istilah dayah atau rangkang atau menuasa, sedangkan di Minangkabau disebut surau.

Baca Juga: 

Silsilah pendirian Pondok Pesantren di Indonesia

  1.  Tahun 1418 berdiri Pesantren Syekh Quro. Karawang 
  2. Tahun 1420 berdiri Pesantren Pasambangan Cirebon oleh Syekh Datuk Kahfi atau Syekh Nurjati 
  3. Tahun 1456 berdiri Pesantren Jalagrahan Cirebon Girang oleh Walangsungsang alias Ki Samadulah alias Haji Abdullah Iman alias Cakrabuana alias Ki Kuwu Sangkan alias Ki Kuwu Manggana 
  4. Tahun 1500 berdiri Pesantren Godog Karangpawitan Limbangan Garut oleh Sunan Rohmat Suci Godog alias Gagak Lumayung alias Galantang Setra alias Kian Santang alias Sunan Bidayah 
  5. Tahun 1520 berdiri Pesantren Sang Ciptarasa oleh Syarif Hidayatullah alias Sunan Gunung Djati 
  6. Tahun 1715 berdiri Pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon oleh Ki Jatira alias Syekh Hasanuddin 
  7. Tahun 1749 berdiri Pesantren Al-Falah Biru Singguru Samarang Garut oleh Syekh Fatah Rohmatulloh bin Dewi Ratu Biru binti Sultan Maulana Hasanuddin Banten bin Syarif Hidayatullah Cirebon 
  8. Tahun 1785 berdiri Pesantren Buntet Cirebon oleh Mbah Muqoyyim 
  9. Tahun 1810 berdiri Pesantren Gentur Cianjur oleh Tubagus Ahmad Haq Nuh 
  10. Tahun 1809 berdiri Pesantren Beunteur Banjar
  11. Tahun 1833 berdiri Pesantren Al-Musyarrofah Cianjur Warungkondang
  12. Tahun 1847 berdiri Pesantren Asyrofuddin Congeang Sumedang 
  13. Tahun 1887 berdiri Pesantren Keresek Garut 
  14. Tahun 1894 berdiri Pesantren Darul Falah Jambudipa Cianjur 
  15. Tahun 1897 berdiri Pesantren Kandang Sapi Cianjur 
  16. Tahun 1905 berdiri Pesantren Suryalaya Pagerageung Tasikmalaya 
  17. Tahun 1911 berdiri Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Banjar, Pesantren Sempur Purwakarta oleh Kyai Tubagus Bakri Banten.
  18. Tahun 1913 berdiri Pesantren Darul Ulum Ciamis
  19. Tahun 1917 berdiri Pesantren Cintawana Tasikmalaya
  20. Tahun 1910 berdiri Pesantren Pagelaran I Cimeuhmal Subang 
  21. Tahun 1920 berdiri Pesantren Pagelaran 2 Cimalaka Sumedang 
  22. Tahun 1922 berdiri Pesantren Sukahideng Sukarame Tasikmalaya, Pesantren Genteng Sukabumi, Pesantren Baitul Arqom Soreang Bandung 
  23. Tahun 1927 berdiri Pesantren Sukamanah Sukarame Tasikmalaya 
  24. Tahun 1929 berdiri Pesantren Darussalam Cidewa Ciamis 
  25. Tahun 1920 berdiri Pesantren Bahrul Ulum Awipari Cibeureum Kota Tasikmalaya oleh KH Busthomi
  26. Tahun 1931 berdiri Pesantren Cipasung Singaparna Tasikmalaya, Pesantren Cipari Garut, Pesantren Sindangsari Al-Jawami Cileunyi Bandung
  27. Tahun 1934 berdiri Pesantren Syamsul Ulum Gunung Puyuh Sukabumi, Pesantren Al Ittifaq Ciwidey Bandung 
  28. Tahun 1935 berdiri Pesantren Cijantung Ciamis 
  29. Tahun 1936 berdiri Pesantren Persis Pajagalan Bandung 
  30. Tahun 1939 berdiri Pesantren Darussalam Garut
  31. Tahun 1940 berdiri Pesantren Miftahul Khoer Ciamis 
  32. Tahun 1943 berdiri Pesantren Al Fadlilah Ciamis 
  33. Tahun 1961 berdiri Pesantren Pagelaran 3 Cisalak Gardusayang Sukakerti Subang
  34. Tahun 1967 berdiri Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya
  35. Dan Banyak Lagi, mohon ditambahkan ya kalau tau :)

Dari pesantren semua berawal
Dari pesantren jutaan pejuang lahir
Dari pesantren para pemimpin tampil
Dari pesantren kedaulatan ummat terbangun

Kami bangga dengan pesantren
Kami siap melanjutkan amanah para ulama
Selama pesantren masih lestari harapan indonesia ke arah yg lebih baik masih ada



Senin, 09 Oktober 2017

Pidato Guru Besar (honoris causa) KH. Ma'ruf Amin

KH. Ma'ruf Amin


KH. Ma’ruf Amin menyampaikan pidato guru besar (honoris causa). Ekonomi Syariah menjadi alternative solusi atas ketidakadilan di negri ini. Dengan pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up), bukan dari atas ke bawah (top-down)

Muslim di Indonesia, adalah mayoritas.namun, di bidang ekonomi menjadi minoritas.
Ketidakadilan suguh begitu nyata. Rais Am Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf amin Menegaskan, ekonomi Indonesia yang selama ini lebih bayak mengunakan pendekatan top-down ataw dari atas kebawah, di waktu mendatang harus memperbesar pendekatan dari bawah ke atas(bottom up). ekonomi syariah merupakan salah satu alternative solusi atas ketidak adilan ini.
“Ke depan, ekonomi nasional harus ditopang oleh ekonomi umat. Bukan seperti sebelumnya yang hanya ditopang oleh segelintir konglomerat,” katanya.
Kiai ma’ruf amin, yang juga ketua umum majlis ulama indinesia (MUI)pusat, pada rabu 24 mei 2017, dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang ilmu ekonomi muamalat syariah,di universitas maulana malik malang. Pengukuhan ini merupakan penghargaan tertinggi di bidang akademik terkait dengan sinergitas ulama dan umara, dihadiri Presiden Joko Widodo ini, Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj, Mentri Agama Lukman Hakim, dan sejumlah pejabat lainnya.
Prof. Kiai Ma’ruf Amin ,mengungkapkan, apabila komitmen pemerintah tentang ekonomi syariah dapat berjalan dengan mulus, maka dapat dipastikan Indonesia pasar dan pemain ekonomi syariah yang betul-betul mempunyai prospek cerah. Karena, selain Indonesia menjadi pasar potensial karna jmlah penduduk yang mayoritas muslim, juga karena ekonomi syariah memberikan manfaat ekonomi bagi para pelakunya.
Kiayi Ma’ruf menceritakan sejarah perkembangak bank syariah yang pertama didirikan pada tanhun 1991. Bank tersebut merupakan tidak lanjut dari hasil lokakarya MUI pada tahun sebelumnya. Satu tauhun setelah berdirinya bank syariah pertama tersebut lahir undang undang Nomor 07 tahun 1992 tentang perbankan , yang memuat tentang telah dimungkinkannya kegiantan usaha perbankan dengan menggunakan prinsif syari’ah yang disebut dengan istilah bagi hasil.
Ikhtiar untuk membuat regulasi perbankan terus dilakukan. Pada tahun yang sama pemerintah menerbitkan peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 07 tahun 1992 tentang bank berdasarkan prinsif  bagi hasil (lembaran Negara 1992/119, dan penjelasannya dalam lembaga Negara nomor 3505 ). Dalam PP. Nomor 72 tahun 1992 pasal 1 tersebut, ditetapkan bahwa Bank berdasarkan prinsip bagi hasil wajib memiliki Dewan Pengawas Syariah (ayat 1), yang dibentuk atas dasar konsultasi dengan ulama (ayat 2), dan ulama yang dimaksud adalah MUI (penjelasan pasar 5 ayat 2).
Enam tahun setelahnya terbit UU No. 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas undang -undang Nomor 7 tahun 1992 tentang perbankan, yang secara jelas didalamnya mengakomondasi dual banking system di Indonesia, yaitu perbankan konvensional dan perbankan syariah.
Hubungan baik yang terjadi antara lain Bank Indonesia dan Dewan Syariah Nasional-Majlis Ulama Indonesia (DSN-MUI) telah menghasilkan banyak Peraturan  Bank Indonesia (PBI) yang mengadopsi dan mengharmonisasi fatwa-fatwa DSN-MUI. Sehingga dapat dikatakana bahwa penyerapan fatwa ke dalam peraturan resmi Negara telah berlangsung dengan baikdi sektor perbankan.
Hal yang sama juga terjadi di sektor lain; seperti sektor asuransi, pembiayaan, dan pasar modal. Pada tahun 2003 MUI merilis fatwa tentang keharaman bunga bank, karena dinilai sama dengan riba.
“Epek berantai setelah dikeluarkannya fatwa tersebut segera terasakan setelahnya. Hal ini bisa dilihat dari  ditetapkannya bagian khusus di lembaga regulator yang menangani masalah masalah ekonomi syariah , baik di bank Indonesia melalui direktorat pembiayaan syariah, Bapepam LK, biro asuransi syariah, Bursa Efek Indonesia (BEI), yang kesemuanya saat ini disatuatapkan di dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” katanya.
Fatwa tersebut juga mempunyai pengaruh kuat terhadap semakin berkembangnya industri keuangan dan bisnis syariah. Hal itu bisa dibuktikan melalui fakta statistik yang ada. Pada rentang tahun 1990 sampai dengan 1998 hanya ada satu bank syariah.
Pada rentang 1998 sampai dengan 2002 lahir lima bank syariah. Sedangkan setelah fatwa keharaman bunga bank dikeluarkan pada 2003, semakin banyak muncul bank syariah, baik yang berupa Unit Usaha Syariah, ataupun Bank Umum Syariah. Hal yang serupa juga terjadi disektor non-bank; banyak lahir asuransi syariah, multi-finance syariah, pasar modal syariah, dan lembaga bisnis syariah lainnya.
Hal itu semakin dikukuhkan dengan lahirnya UU Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan UU Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.
Kondisi ini semakin menunjukan ada hubungan yang kuat sekali antara fatwa yang dikeluarkan oleh DSN-MUI dengan terbentuknya peraturan perundang-undangan dan dinamika tumbuh kembang sektor ekonomi syariah di Indonesia.
 “Para ulama di DSN-MUI sangat bertanggung jawab dan percaya diri, bahwa fatwa-fatwa DSN-MUI tersebut yang mempergunakan Solusi Hukum Islam (makharijfiqhiyah) sebagai landasannya,” tegasnya.


Prof. Kiai Ma’ruf Amin Menjelaskan, setidaknya ada empat solusi fikih yang dijadikan landasan fatwa DSN-MUI; yaitu al-tasyir al-manhaji,tafriq al-halal ’An al-Haram, I’adah al-nadhar, dan tahqiq al-manath.
Al-tasyir al-manahij dapat diartikan memilih pendapat yang ringan namun tetap sesuai aturan. Meskipun mengambil pendapat yang lebih meringankan (at-taisir) namun tetap dalam karidor manahij yang ada.
“Artinya, fatwa DSN-MUI akan memberikam jalan keluar dengan memberikan solusi terbaik selama tidak  bertentangan dengan syariah. Namun demikian, penggunaan metode tersebut tidak boleh dilakukan secara berlebihab (al-mubalagah fi al-taysir). Hal ini tidak dibenarkan karena menimbulkan sipat meremehkan (al-tasahul)”, tandasnya.
Metode al-taysir al-manahij dimaksud agar menghindarkan fatwa disahkan tanpa mengikuti pedoman. Tidak jarang suatu masalah dijawab dengan fatwa meringankannamun hanya mempertimbangkan aspekkemaslahatannya saja dan tidak mengindahkan aspek kesesuaian metodologisnya (al-manahij).
“Dalam pandangan kami, hal itu tidak boleh dilakukan karena berpotensi terperosokpada mencari cari hal-hal yang ringan saja (tatabbu’a rukhash) yang dilarang dalam syariat islamiyah”, ujarnya.
Prinsip dasar penerapan kaidah al-taysir al-manahij dalam fatwa DSN-MUI adalah menggunakan pendapat yang lebih rajih dan lebih maslahat jika memungkinkan; jika tidak, maka yang digunakan adalah pendapat yang lebih mashlahat (saja).
Langkah oprasionalnya, mencari solusi fiqih yang secara dalil lebih kuat dan sekaligus lebih membawa kemaslahatan .
Namun apabila hal itu tidak bisa (atau sulit) dilakukan,  maka yang didahulukan adalah pertimbangan kemaslahatan,sedangkan kekuatan dalil (aqwa dalilan) dijadikan pertimbangan setelahnya.
“Karena itu , tidak menutup kemungkinan dalam fatwa DSM-MUI didasarkan pada pendapat ulama yang dulu dianggap sebagai pendapat yang lemah (qaulun marjuhun), namun karena stuasi dan kondisi saat inipendapat tersebut dianggap lebih membawa kemaslahatan.”
Contohnya, penerapan kaidah penetapan hukum ekonomi syariah yang selama ini dikenal ada dua pandangan. Yakni pandangan substanstif yang menjadiakan tujuan/ hasil akhir dan isi (al-maqqasid wa al-maani) sebagai urgen dalam menentukan hukum; dan pandangan legal-formal yang mengunakan kata/kalimat dan bentuk (al-alfazh wa al-mabani) sebagai urgen dalam menentukan hukum.yang pertama mengunakan kaidah “patokan (untuk menentukan keabsahan) akad adalah tujuan dan maknanya adalah bukan kata-kata dan susunannya “. Dan yang kedua menggunakan kaidah ”patokan (untuk menentukan keabsahan) akad adalah kata-kata dan susunannya, bukan tujuan dan maknanya.
Oleh DSN-MUI pandangan yang terlihat antagonis tersebut dua duanya diadopsi dan dipakai dalam menetapkan fatwa DSN-MUI, tergantung mana yang paling punya relevansi dengan aspek kemaslahatan.(Riadi Ngasiran,AULA Juli 2017)

 Moto:

Link Sumber: Disini (Syafiialaw)

Sabtu, 30 September 2017

Riwayat singkat Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad saw berasal dari kabilah Quraisy, tepatnya keturunan Hasyim. Ayah beliau adalah Abdullah bin Abdul Muthalib, cucu Hasyim. Ibunda beliau adalah Aminah binti Wahb yang berasal dari keturunan Bani Zuhrah, salah satu kabilah Quraisy.

Setelah menikah, Abdullah melakukan pepergian ke Syam. Ketika pulang dari pepergian itu, ia wafat di Madinah dan dikuburkan di kota itu juga.

Setelah beberapa bulan dari wafatnya sang ayah berlalu, Nabi pamungkas para nabi lahir di bulan Rabi’ul Awal, tahun 571 Masehi di Makkah, dan dengan kelahirannya itu, dunia menjadi terang-benderang. Sesuai dengan kebiasaan para bangsawan Makkah, ibundanya menyerahkan Muhammad kecil kepada Halimah Sa’diyah dari kabilah Bani Sa’d untuk disusui. Beliau tinggal di rumah Halimah selama empat tahun. Setelah itu, sang ibu mengambilnya kembali.

Dengan tujuan untuk berkunjung ke kerabat ayahnya di Madinah, sang ibunda membawanya pergi ke Madinah. Dalam perjalanan pulang ke Makkah, ibundanya wafat dan dikebumikan di Abwa`, sebuah daerah yang terletak antara Makkah dan Madinah. Setelah ibunda beliau wafat, secara bergantian, kakek dan paman beliau, Abdul Muthalib dan Abu Thalib memelihara beliau. Pada usia dua puluh lima tahun, beliau menikah dengan Khadijah yang waktu itu sudah berusia empat puluh tahun. Beliau menjalani hidup bersamanya selama dua puluh lima tahun hingga ia wafat pada usia enam puluh lima tahun.

Pada usia empat puluh tahun, beliau diutus menjadi nabi oleh Allah. Ia mewahyukan kepada beliau al-Quran yang seluruh manusia dan jin tidak mampu untuk menandinginya. Ia menamakan beliau sebagai pamungkas para nabi dan memujinya karena kemuliaan akhlaknya.

Beliau hidup di dunia ini selama enam puluh tiga tahun. Menurut pendapat masyhur, beliau wafat pada hari Senin bulan Shafar 11 Hijriah di Madinah. Bukti Kenabian Rasulullah saw

Secara global, kenabian seorang nabi dapat diketahui melalui tiga jalan:

1. Pengakuan sebagai nabi.
2. Kelayakan menjadi nabi.
3. Mukjizat.

Pengakuan Sebagai Nabi

Telah diketahui oleh setiap orang bahwa Rasulullah saw telah mengaku sebagai nabi di Makkah pada tahun 611 M., masa di mana syirik, penyembahan berhala dan api telah menguasai seluruh dunia. Hingga akhir usia, beliau selalu mengajak umat manusia untuk memeluk agama Islam, dan sangat banyak sekali di antara mereka yang mengikuti ajakan beliau itu.

Kelayakan Menjadi Nabi

Maksud asumsi di atas adalah seorang yang mengaku menjadi nabi harus memiliki akhlak dan seluruh etika yang terpuji, dari sisi kesempurnaan jiwa harus orang yang paling utama, tinggi dan sempurna, dan terbebaskan dari segala karakterisitik yang tidak terpuji. Semua itu telah dimiliki oleh Rasulullah saw. Musuh dan teman memuji beliau karena akhlaknya, memberitakan sifat-sifat sempurna dan kelakuan terpujinya dan membebaskannya dari setiap karakterisitik yang buruk.

Kesimpulannya, akhlak beliau yang mulia, tata krama beliau yang terpuji, perubahan dan revolusi yang beliau cetuskan di seanterao dunia, khususnya di Hijaz dan jazirah Arab, dan sabda-sabda beliau yang mulia berkenaan dengan tauhid, sifat-sifat Allah, hukum halal dan haram, serta nasihat-nasihat beliau telah membuktikan kelayakan beliau untuk menduduki kursi kenabian, dan setiap orang yang insaf tidak akan meragukan semua itu.

Mukjizat
Mukjizat dapat disimpulkan dalam lima hal:

1. Mukjizat akhlak.
2. Mukjizat ilmiah.
3. Mukjizat amaliah.
4. Mukjizat maknawiyah.
5. Mukjizat keturunan.

Mukjizat Akhlak

Sejak masa muda, Nabi Muhammad saw telah dikenal dengan kejujuran, amanat, kesabaran, ketegaran, dan kedermawanan. Dalam kesabaran dan kerendahan diri beliau tidak memiliki sekutu dan dalam kemanisan etika beliau tak tertandingi. “Sesungguhnya engkau berada di puncak akhlak yang agung.” Dalam memaafkan, beliau tak ada taranya. Ketika mendapatkan gangguan dan cemoohan masyarakatnya, beliau hanya berkata اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِقَوْمِيْ فَإِنَّهُمْ لاَ يَعْلَمُوْنَ “Ya Allah, ampunilah kaumku, karena mereka tidak mengetahui.”Beliau selalu mengharapkan kebaikan seluruh umat manusia, penyayang dan belas-kasih terhadap mereka. “Ia belas-kasih dan pengasih terhadap Mukminin.”

Beliau tidak pernah menyembunyikan keceriaan wajah terhadap para sahabat dan selalu mencari berita tentang kondisi mereka. Beliau selalu memberikan tempat khusus kepada orang-orang baik di sisi beliau. Orang yang paling utama di sisi beliau adalah orang yang dikenal dengan kebajikanya terhadap Muslimin dan orang yang termulia adalah orang yang lebih bertindak toleran dan tolong-menolong terhadap umat Islam. Beliau tida pernah duduk dan bangun (dari duduk) kecuali dengan menyebut nama Allah dan mayoritasnya, beliau duduk menghadap ke arah Kiblat. Beliau tidak pernah menentukan tempat duduk khusus bagi dirinya. Beliau memperlakukan masyarakat sedemikian rupa sehingga mereka merasa dirinya adalah orang termulia di sisi beliau. Beliau tidak banyak berbiacara dan tidak pernah memotong pembicaraan seseorang kecuali ia berbicara kebatilan.

Beliau tidak pernah mencela dan mencerca seseorang. Beliau tidak pernah mencari-cari kesalahan orang lain. Budi pelerti beliau yang menyeluruh telah meliputi seluruh umat manusia. Beliau selalu sabar menghadapi perangai buruk bangsa Arab dan orang-orang yang asing bagi beliau. Beliau selalu duduk di atas tanah dan duduk bersama orang-orang miskin serta makan bersama mereka. Dalam makan dan berpakaian, beliau tidak pernah melebihi rakyat biasa. Setiap berjumpa dengan seseorang, beliau selalu memulai mengucapkan salam dan berjabat tangan dengannya. Beliau tidak pernah mengizinkan siapa pun berdiri (untuk menghormati)nya. Beliau selalu menghormati orang-orang berilmu dan berakhlak mulia. Dibandingkan dengan yang lain, beliau lebih bijaksana, sabar, adil, berani dan pengasih. Beliau selalu menghormati orang-orang tua, menyayangi anak-anak kecil dan membantu orang-orang yang terlantar. Sebisa mungkin, beliau tidak pernah makan sendirian. Ketika beliau meninggal dunia, beliau tidak meninggalkan sekeping Dinar dan Dirham pun.

Keberanian beliau sangat terkenal sehingga Imam Ali as pernah berkata: “Ketika perang mulai memanas, kami berlindung kepada beliau.”

Rasa memaafkan beliau sangat besar. Ketika berhasil membebaskan Makkah, beliau memegang pintu Ka’bah seraya bersabda (kepada musyrikin Makkah): “Apa yang kalian katakan dan sangka sekarang?” Mereka menjawab: “Kami mengatakan dan menyangka kebaikan (terhadapmu). Engkau adalah seorang pemurah dan putra seorang pemurah. Engkau telah berhasil berkuasa terhadap kami. Engkau pasti mampu melakukan apa yang kau inginkan.” Mendengar pengakuan mereka ini, hati beliau tersentuh dan menangis. Ketika penduduk Makkah melihat kejadian itu, mereka pun turut menangis. Setelah itu beliau bersabda: “Aku mengatakan seperti apa yang pernah dikatakan oleh saudaraku Yusuf bahwa ‘Tiada cercaan bagi kalian pada hari ini. Allah akan mengampuni kalian, dan Ia adalah Lebih Pengasih dari para pengasih’.” (QS. Yusuf: 92) Beliau memaafkan seluruh kriminalitas dan kejahatan yang pernah mereka lakukan seraya mengucapkan sabda beliau yang spektakuler: “Pergilah! Kalian bebas.”

Mukjizat Ilmiah

Dengan merujuk kepada buku-buku yang memuat sabda, pidato dan nasihat-nasihat beliau secara panjang lebar, mukjizat ilmiah beliau ini dapat dipahami dengan jelas.

Mukjizat Amaliah

Dapat diakui bahwa seluruh perilaku beliau dari sejak lahir hingga wafat adalah sebuah mukjizat. Dengan sedikit merenungkan kondisi dan karakteristik masyarakat Hijaz, khususnya masyarakat kala itu, kemukjizatan seluruh perilaku beliau akan jelas bagi kita. Beliau bak sebuah bunga yang tumbuh di ladang duri. Beliau tidak hanya tidak terpengaruh oleh karakteristik duri-duri itu, bahkan beliau berhasil merubahnya. Beliau tidak hanya terpengaruh oleh kondisi kehidupan masyarakat kala itu, bahkan beliau berhasil mempengaruhi gaya hidup mereka.

Dalam kurun waktu dua puluh tiga tahun, beliau telah berhasil melakukan empat pekerjaan besar dan fundamental meskipun banyak aral melintang dan problema yang melilit. Masing-masing pekerjaan itu dalam kondisi normal semestinya memerlukan usaha bertahun-tahun untuk dapat tegak berdiri sepanjang masa. Keempat pekerjaan besar itu adalah sebagai berikut:

Pertama, berbeda dengan agama-agama yang sedang berlaku pada masa beliau, beliau mendirikan sebuah agama baru yang bersifat Ilahi. Beliau telah berhasil menciptakan banyak orang beriman kepada agama tersebut sehingga sampai sekarang pun pengaruh spiritual beliau masih kuat tertanam di dalam lubuk hati ratusan juta pengikutnya. Menjadikan seseorang taat adalah sebuah pekerjaan yang mudah. Akan tetapi, menundukkan hati masyarakat, itu pun sebuah masyarakat fanatis dan bodoh tanpa syarat dan menjadikan mereka taat dari lubuk hati bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah.

Kedua, dari kabilah-kabilah berpecah-belah yang selalu saling bermusuhan dan memiliki hobi berperang, beliau berhasil sebuah umat yang satu dan menjalin persaudaraan, persamaan, kebebasan dan kesatun kalimat dalam arti yang sebenarnya di antara mereka. Setelah beberapa tahun berlalu, beliau berhasil membentuk sebuah umat yang bernama umat Muhammad saw. Hingga sekarang umat ini masih eksis dan terus bertambah.

Ketiga, di tengah-tengah kabilah yang berpecah-belah, masing-masing memiliki seorang pemimpin, biasa melakukan pekerjaan secara tersendiri dan tidak pernah memiliki sebuah pemerintahan yang terpusat itu, beliau berhasil membentuk sebuah pemerintahan yang berlandaskan kepada kebebasan dan kemerdekaan yang sempurna. Dari sisi kekuatan dan kemampuan, pemerintahan ini pernah menjadi satu-satunya pemerintahan mutlak di dunia setelah satu abad berlalu.

Beliau pernah menulis enam surat dalam satu hari kepada para raja penguasa masa itu dan mengajak mereka untuk memeluk Islam, raja-raja yang menganggap diri mereka berada di puncak kekuatan dan meremehkan kaum Arab.

Ketika surat beliau sampai ke tangan raja Iran dan melihat nama beliau disebutkan di atas namanya, ia marah seraya memerintahkan para suruhannya untuk pergi ke Madinah dan membawa Muhammad ke hadapannya.

Ya! Para raja itu berpikir bahwa bangsa Arab adalah sebuah bangsa yang tidak akan menunjukkan reaksi apa pun di hadapan pasukan kecil seperti bala tentara Habasyah. Bahkan, mereka akan lari tunggang-langgang meninggalkan Makkah dan kehidupan mereka, serta berlindung ke gunung-gunung. Mereka tidak dapat memahami bahwa bangsa Arab telah memiliki seorang pemimpin Ilahi dan mereka bukanlah bangsa Arab yang dulu lagi.

Keempat, dalam kurun waktu dua puluh tiga tahun, beliau telah menetapkan dan menunjukkan sederetan undang-undang yang mencakup seluruh kebutuhan umat manusia. Undang-undang ini akan tetap kekal hingga hari Kiamat, dan mempraktikkannya dapat mendatangkan kebahagiaan umat manusia. Undang-undang ini tidak akan pernah layu. “Kehalalan Muhammad adalah halal selamanya hingga hari Kiamat dan keharamannya adalah haram selamanya hingga hari Kiamat.”[1] Undang-undang ini akan selamanya hidup kekal. Di hauzah-hauzah ilmiah selalu dibahas dan didiskusikan oleh para fuqaha besar dalam sebuah obyek pembahasan fiqih

Kamis, 28 September 2017

Mutiara hikmah dari Dr. Naik

*PESAN INDAH DARI DR. ZAKIR NAIK*

Mutiara Hikma

 Saudara dan Sahabat Muslim semua..

*Mohon*
1⃣ *Jangan tulis TUHAN* Mohon selalu *Tulislah ALLAH* Karena tidak ada penyebutan Tuhan pada Kitab suci Al-Qur'an

 2⃣ jangan katakan "Mosque" Selalu katakan *MASJID* Karena Organisasi Islam telah menemukan bahwa arti Mosque itu, nyamuk.

 3⃣ Jangan tulis "Mecca: Selalu tulislah dengan benar *MAKKAH*" karena Mecca itu berarti Rumah Anggur

 4⃣ Jangan tulis "Mohd" Selalu tulislah dengan lengkap *MUHAMMAD* karena Mohd berarti anjing yang bermulut besar.

Jika anda punya paket (kuota), Tolong sampaikan hal ini ke *Sahabat-Sahabat Muslim* kita الرجاء ارسال 🏯
*Darimana Rasul-Rasul itu berasal..???*

🌠 *Adam* (Alaihi Salam) - Sri Lanka
🌠 *Nuh* (Alaihi Salam) - Jordan
🌠 *Shu'aib* (Alaihi Salam) - Syria
🌠 *Saleh* (Alaihi Salam) - Lebanon
🌠 *Ibrahim* (Alaihi Salam) - Palestine and died in iraq
🌠 *Ismail* (Alaihi Salam) - Saudi Arabia
🌠 *Yakub* (Alaihi Salam) - Palestine
🌠 *Yahya* (Alaihi Salam) - Palestine
🌠 *Zakariya* (Alaihi Salam) - Palestine 🌠 *Ishaq* (Alaihi Salam) - Palestine
🌠 *Yusuf* (Alaihi Salam) - Palestine
🌠 *Luuth* (Alaihi Salam) - Iraq
🌠 *Ayub* (Alaihi Salam) - Jordan
🌠 *Hoed* (Alaihi Salam) - Yamen
🌠 *MUHAMMAD* ( _*Shallallahu Alaihi Wasalam*_) - Saudi Arabia

*Usia para Rasul* 📝
 ✅ Adam (Alaihi Salam) - 1000 Tahun
✅ Nuh (Alaihi Salam) - 950 Tahun
✅ Shu'aib (Alaihi Salam) - 882 Tahun
✅ Saleh (Alaihi Salam) - 586 Tahun
✅ Zakariyya (Alaihi Salam) - 207 Tahun
✅ Ibrahim (Alaihi Salam) - 195 Tahun
✅ Sulaiman (Alaihi Salam) - 150 Tahun
✅ Ismail (Alaihi Salam) - 137 Tahun
✅ Yakub (Alaihi Salam) - 129 Tahun
✅ Musa (Alaihi Salam) - 125 Tahun
✅ Ishaq (Alaihi Salam) - 120 Tahun
✅ Harun (Alaihi Salam) - 119 Tahun
✅ Yusuf (Alaihi Salam) - 110 Tahun
✅ Isa (Alaihi Salam) - 40 Tahun
✅ *NABI MUHAMMAD* ( _*Shallallaahu Alaihi Wasalam*_) - 63Tahun

🏯Tolong pesan ini jangan hanya disimpan di Hp anda, sebarkanlah pengetahuan ini.
Tolong baca pesan ini sampai selesai.

 Anda begitu susah meluangkan waktu untuk Allah; Tetapi ALLAH SWT selalu mencintai dan ALLAH SWT selalu bersamamu.
Saya berharap anda meluangkan 30 menit waktu anda dengan ALLAH SWT hari ini. Bukan sembahyang, hanya sekedar memujinya...👍

🌠Hari ini saya ingin pesan ini telah melintasi dunia sebelum tengah malam.
Bisakah anda membantu? Tolong jangan putus rantainya. ALLAH SWT selalu membantu anda pada semua hal yang anda butuhkan. Jadi tolong tunda segala sesuatu dan jalankan hal ini Jangan putus rantainya. Kirim pesan ini ke 14 teman dalam 10 menit.

🌃Mengapa kita merasa ngantuk ketika *SHOLAT* ? Tetapi tetap terjaga selama 3 jam pemutaran film. Mengapa kita begitu bosan ketika memandangi Kitab Suci *AL QUR'AN* ? Tetapi begitu santai ketika membaca buku-buku yang lain.

🌃Mengapa Begitu mudah mengabaikan suatu pesan WA tentang *ALLAH SWT* ? Namun kita mudah menyampaikan pesan WA yang buruk/lucu/dagelan/porno dlll sebagainya.

🌃Mengapa *MASJID MASJID* itu jadi lebih kecil? Tetapi bar dan klub malam meluas.
🌃Mengapa begitu mudah Mengidolakan (memuja) Selebriti? Tetapi sangat sulit akrab dengan *HAMBA HAMBA ALLAH* yang *SHALEH* ?

 🌃Pikirkan tentang hal ini... Apakah Anda akan menyampaikannya? Atau Anda akan mengabaikannya karena anda berpikir akan ditertawakan?

🏯Sampaikan hal ini ke *Seluruh Teman/Kontak ANDA*. Saya tahu, mungkin 80% diantara Anda tidak menyampaikan hal ini; Jadi, jadilah Anda diantara yang 20% yang mungkin menyampaikan..👍 

🏯Ingatlah; *ALLAH (Subhanahu Wa Taala)* Berfirman: _*Jika Kalian Mengingkariku di depan Teman-teman kalian, Aku akan Mengingkari kalian pada Hari Pembalasan.*_

🌃Ketika satu pintu tertutup, ALLAH membukakan yang kedua; Jika ALLAH telah membuka pintu-pintu untuk ANDA, Kirimlah pesan ini untuk setiap orang termasuk saya...

 🌍Allah tidak memiliki BLACKBERRY, Android, tapi Dia adalah Kontak Favorit saya...

 🌍Allah tidak ada di TWITTER, tetapi aku masih mengikutinya dan akan mengikutinya selamanya... 🌍Allah tidak ada di WHATSAPP, tapi Dia selalu online... *Jadi sekalipun tidak ada INTERNET, Saya akan selalu terhubung dengannya...*

🌍Tolong sampaikanlah pesan ini ke seluruh kontak Anda sekarang! Telah dikatakan bahwa ketika *Malaikat Maut mengambil Ruh (nyawa) dari tubuh* yang telah meninggal dunia….. itu adalah pengalaman yang sangat menyakitkan. Mereka berkata bahwa ketika Orang mati bangkit pada hari Qiyamat, pengaruh dari Ruh yang telah diambil akan tetap disana. Oleh karenanya, Allah telah memberitahukan kepada kita untuk *membaca Ayatul-Kursi* setiap selesai Sholat Fardhu dan itu akan meneguhkan yang membacanya, Ruh mereka akan dicabut sebagaimana Anda mencabut sehelai rambut dari gundukan tepung. Akan begitu ringan rasanya, Masha Allah!

 🌉 *Semoga Allah Menyelamatkan kita* dari segala macam rasa sakit dan mengizinkan kita Meninggal di atas Iman di hati Kita dan menyelamatkan kita dari ‘Azabnya. Aamiin…. 🌉Tidak ada kata yang Seindah *ALLAH*.

🌉Tidak ada Tauladan yang seindah *RASULULLAH MUHAMMAD* (Shallallahu ‘Alaihi Wasallam).

🌉Tidak ada Tuntunan seindah *ISLAM*.
🌉Tidak ada nyanyian yang semerdu *ADZAN*.
🌉Tidak ada Darma seberarti *ZAKAT* 🌉Tidak ada ensiklopedi sesempurna *AL QUR'AN*
🌉Tidak ada Sembahyang sesempurna *SHOLAT*
🌉Tidak ada diet sesempurna *PUASA*.
🌉Tidak ada Pengembaraan sesempurna *HAJI*

🌠Mari kita Wujudkan bahwa *Islam itu selamanya Indah dan Sempurna*, Silakan Sampaikan pesan ini untuk mendapatkan dari pertukaran Pengetahuan.
 🌠Ini sangat biasa diantara kita, sebagian besar kita berbicara pada waktu Adzan...
 🌠Baca ini.. Rasulullah yang mulia (Shallallahu Alaihi Wasallam) berkata, " *_Hentikan melakukan segala aktivitas selama mendengar ADZAN, meskipun sedang membaca Quran_*. Orang yang berbicara ketika Adzan tidak akan mudah untuk mengucapkan Kalimat Syahadat ketika meninggal.... Silahkan sampaikan pesan ini ke sesama Muslim ...

🏯BACALAH DO’A INI UNTUK HIDUP YANG LEBIH BAIK... _*Allahumma-Inni-Alaa-Dzhikrika-wa Shukrika-wa-husni-ibaadatika*_. Sebuah Do’a yang dahsyat telah dikirim kepada Anda. Apakah Anda berfikir Anda mesti lakukan ini? Bayangkanlah… jika 1000 orang membacanya karena Anda سُبْحَانَاللَّه ِ !!! *SUBHANALLAH !!!*

🌍 Bangkitlah segera ketika Anda mendengar ADZAN, seperti ketika anda mendengar telephone Anda berdering❗ 🌍Bacalah AL QUR'AN dengan BENAR, Seperti Anda membaca tulisan❗ 🌃Takutilah ALLAH, seperti Anda takut KEMATIAN❗
 🌃Ingatlah KEMATIAN, seperti Anda Mengingat Nama Anda❗
 🎇Berapa menit yang diperlukan Untuk mengerjakan setiap Sholat❗ 🍇"SUBUH" 4 - 6 Menit❗ 🍇"ZUHUR" 6 - 8 Menit❗ 🍇"'ASHAR" 6 - 8 Menit❗ 🍇"MAGHRIB" 5 - 7 Menit❗ 🍇"ISYAA'" 7 - 10 Menit❗ 🍒Total 28 - 39 Menit per hari dari 24 jam❓ 🍒 🌍Mari Pikirkan tentang hal ini, apakah kita betul-betul menghabiskan waktu kita demi kepentingan ALLAH❓